Foto pertama Planet di Sekitar Bintang Jauh

Foto pertama Planet di Sekitar Bintang Jauh

Para astronom telah mengambil gambar pertama sebuah planet yang mengorbit bintang mirip Matahari.

Dunia yang jauh ini berukuran sangat besar (sekitar delapan kali massa Jupiter) dan terletak jauh dari bintangnya (sekitar 330 kali jarak Bumi-Matahari).

Namun terlepas dari semua keanehan planet ini, bintangnya sangat mirip dengan matahari kita.

Sebelumnya hanya memotret planet ekstrasurya termasuk dalam benda kecil dan redup yang dikenal sebagai katai coklat yang tidak semua astronom anggap sebagai bintang.

Dan sementara ratusan eksoplanet telah terdeteksi dengan mengamati tarikan gravitasi pada bintang induknya, jarang ditemukan yang cukup besar untuk dicitrakan secara langsung.

“Ini adalah pertama kalinya kami melihat secara langsung objek bermassa planet yang kemungkinan mengorbit di sekitar bintang seperti Matahari kita,” kata David Lafrenière, astronom di Universitas Toronto yang memimpin tim yang menemukan bintang tersebut. “Jika kita memastikan bahwa objek ini memang terikat secara gravitasi pada bintang, ini akan menjadi langkah maju yang besar.”

• Klik di sini untuk mengunjungi Pusat Luar Angkasa FOXNews.com.

Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk membuktikan bahwa planet tersebut memang mengorbit bintang, dibandingkan dengan kemungkinan, betapapun kecilnya, bahwa kedua benda tersebut terletak di wilayah langit yang sama dengan jarak yang kira-kira sama dari kita.

“Tentu saja terlalu dini untuk mengatakan bahwa objek tersebut pasti mengorbit bintang ini, namun buktinya sangat meyakinkan,” kata Lafrenière. “Ini akan menjadi objek yang dipelajari secara intensif selama beberapa tahun ke depan!”

Para peneliti menggunakan teleskop Gemini North di Mauna Kea di Hawaii untuk melihat planet dan bintangnya, 1RXS J160929.1-210524, yang terletak sekitar 500 tahun cahaya dari Bumi.

Meskipun bintang tersebut memiliki massa sekitar 85 persen Matahari, ia lebih muda dari bintang kita.

Untuk menggambarkan sistem yang jauh, tim menggunakan teknologi optik adaptif, yang menggunakan cermin fleksibel untuk mengimbangi distorsi cahaya yang dialami saat melewati atmosfer bumi.

Planet aneh yang terletak sangat jauh dari bintang induknya ini tidak terduga berdasarkan teori pembentukan bintang dan planet saat ini.

Sebagai perbandingan, planet terjauh di tata surya kita, Neptunus, hanya berjarak 30 kali jarak Bumi-Matahari dari Matahari.

“Penemuan ini merupakan pengingat akan keragaman dunia yang luar biasa di luar sana, dan ini merupakan petunjuk kuat bahwa alam mungkin memiliki lebih dari satu mekanisme untuk menghasilkan bintang normal bermassa planet,” kata anggota tim Ray Jayawardhana, juga dari Universitas tersebut. dari Toronto.

Planet ekstrasurya yang jauh, bersuhu sekitar 1.800 Kelvin (sekitar 1.500ºC), juga jauh lebih panas daripada Jupiter kita, yang memiliki suhu sekitar 160 Kelvin (-110ºC).

Tim tersebut menemukan planet baru ini sebagai bagian dari survei terhadap lebih dari 85 bintang di asosiasi Upper Scorpius, sekelompok bintang muda yang terbentuk sekitar 5 juta tahun lalu.

Para peneliti merinci penelitian tersebut dalam sebuah makalah yang diserahkan ke Astrophysical Journal Letters dan juga diposting online.

“Penemuan ini tentu memberi kita sesuatu untuk dinantikan kejutan lainnya alam telah menyiapkannya untuk kita,” kata anggota tim Universitas Toronto, Marten van Kerkwijk.

Hak Cipta © 2008 Imajinasi Corp. Semua hak dilindungi undang-undang. Materi ini tidak boleh dipublikasikan, disiarkan, ditulis ulang, atau didistribusikan ulang.

slot online gratis