Sekilas tentang perkembangan terkini di Suriah

Berikut perkembangan terkini krisis Suriah:

-Menteri Luar Negeri Suriah dan kondisi yang paling penting bagi Barat mendukung kelompok oposisi yang akan mempersulit perundingan damai yang disponsori AS dan Rusia mengenai penghentian perang saudara di Suriah untuk berhasil. Menteri Luar Negeri Suriah Walid Al-Moallem menegaskan bahwa Bashar Assad akan tetap bertahan setidaknya sampai pemilu di Suriah hingga pemilu tahun 2014. Ia mengatakan bahwa setiap kesepakatan yang dicapai dalam usulan Konferensi Jenewa harus sesuai dengan referendum. Koalisi nasional oposisi Suriah menuntut senjata dan jaminan internasional bahwa Assad akan mundur sebelum melakukan diskusi apa pun.

-Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon mengatakan Suriah sedang “hancur” dan menegaskan dukungan internasional terhadap inisiatif Pembicaraan AS-Rusia.

– AS, Turki dan Qatar mendorong resolusi PBB yang menuntut penyelidikan atas pertempuran di sekitar kota Qusair di Suriah, dekat Lebanon, dan kecaman terhadap pejuang asing yang mendukung Assad. Resolusi tersebut, yang disetujui dengan suara 36-1 di Dewan Hak Asasi Manusia PBB, segera menyelidiki dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan pemerintah dan pejuang Hizbullah di Qusair. Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Navi Pillay mengatakan Perang Saudara di Suriah “di luar kendali” dan merupakan kegagalan dalam melindungi warga negara dari kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang kini menjadi hal biasa.

– Inggris mengirimkan surat larangan kepada PBB dengan informasi baru mengenai tiga insiden lebih lanjut yang diduga menggunakan senjata kimia oleh pemerintah Suriah.

Menteri Luar Negeri Ali Akbar Salehi mengatakan Teheran mendukung konferensi internasional untuk mengakhiri pertumpahan darah di Suriah. Pernyataannya mencerminkan upaya Iran untuk mengambil peran dalam negosiasi penyelesaian konflik. Dia berbicara sebagai perwakilan dari 40 negara berbeda, termasuk Rusia dan Tiongkok, di Teheran untuk membahas Suriah.

-Kelompok aktivis yang berbasis di Suriah menuduh koalisi nasional Suriah atas kegagalan penduduk Suriah dan mengancam akan menarik dukungannya jika para pemimpinnya tidak menghasilkan strategi bersama. Koalisi tersebut telah bertemu di Istanbul selama berhari-hari, namun gagal menyepakati berbagai isu, termasuk menghadiri pembicaraan di Jenewa dengan perwakilan Rezim Assad.

– Seorang pejabat Yordania mengatakan hampir 60.000 pengungsi Suriah telah meninggalkan kerajaannya untuk kembali ke rumah, sebagian untuk melawan rezim Assad, karena kondisi kehidupan di kamp mereka menjadi terlalu sulit.

– Parlemen Lebanon berencana untuk memperpanjang masa jabatannya, dan telah melewatkan pemilu yang dijadwalkan karena melemahnya keamanan negara tersebut terkait dengan perang saudara di Suriah.

sbobet terpercaya