6 tips untuk mengurangi risiko penyakit ginjal

Satu dari tiga orang Amerika mengalami peningkatan risiko penyakit ginjal karena tekanan darah tinggi, diabetes, atau riwayat gagal ginjal dalam keluarga.

Untuk memperingati Bulan Ginjal Nasional di bulan Maret dan Hari Ginjal Sedunia pada tanggal 13 Maret, National Kidney Foundation mendorong semua orang untuk mempelajari tentang organ berbentuk kacang ini dan cara menjaga kesehatan Anda.

Sebagai permulaan, kebanyakan orang dilahirkan dengan dua ginjal, tetapi Anda hanya membutuhkan satu ginjal. Setiap hari, ginjal menyaring 200 liter darah, mengeluarkan 2 liter racun, limbah dan air dalam prosesnya. Limbah dan air akhirnya keluar dari tubuh sebagai urin, dan melalui proses ini ginjal Anda mampu mengatur kadar cairan tubuh. Ginjal juga melepaskan hormon yang mengatur tekanan darah, memproduksi sel darah merah dan membantu menjaga kesehatan tulang.

Seringkali, ginjal mengalami kerusakan perlahan seiring berjalannya waktu, yang merupakan salah satu alasan Anda mungkin tidak “merasa sakit” sampai ginjal gagal, sehingga kesadaran, pencegahan, dan deteksi dini penyakit ginjal menjadi penting. Lindungi ginjal Anda dengan enam tips dari National Kidney Foundation untuk mengurangi risiko penyakit ginjal.

1. Sedang diuji. Jika Anda berisiko terkena penyakit ginjal, penting untuk memeriksakan ginjal Anda selama pemeriksaan fisik tahunan. Bahkan orang-orang terbaik di antara kita pun bisa menunda-nunda kunjungan tahunan ke dokter, namun pencegahan dan tes harus berjalan beriringan. Maskot National Kidney Foundation, Sidney the Kidney, bahkan punya video musik untuk membantu menginspirasi Anda untuk diuji. Ada dua tes sederhana untuk memeriksa penyakit ginjal:

• Tes urin untuk albumin, sejenis protein. Protein dalam urin adalah salah satu tanda awal kerusakan ginjal. Jika terdapat terlalu banyak protein dalam urin, itu berarti filter ginjal rusak dan protein mulai bocor.

• Tes darah untuk kreatinin. Kreatinin adalah produk limbah (metabolisme otot) yang dibuang oleh ginjal. Tingkat kreatinin digunakan untuk menghitung perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR). EGFR mencerminkan seberapa baik ginjal menyaring produk limbah dari darah.

2. Mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah. Tekanan darah tinggi dan diabetes adalah dua penyebab utama penyakit ginjal. Ginjal merupakan organ pembuluh darah, artinya mengandung banyak pembuluh darah. Oleh karena itu, penyakit yang merusak pembuluh darah, termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes, dapat merusak ginjal. Bahkan tekanan darah tinggi yang “ringan” (pra-hipertensi) dan peningkatan kadar gula darah, yang biasa disebut dengan “pra-diabetes”, dapat merusak ginjal. Jangan biarkan diri Anda menganggapnya terlalu serius untuk melindungi ginjal.

3. Injak timbangan. Mempertahankan berat badan yang sehat memiliki implikasi penting bagi ginjal Anda. Kelebihan berat badan berarti ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring racun dan memenuhi kebutuhan metabolisme akibat peningkatan massa tubuh. Obesitas juga meningkatkan peluang Anda terkena diabetes dan tekanan darah tinggi, dua faktor risiko utama penyakit ginjal. Menurunkan berat badan dapat membantu mengurangi risiko Anda.

4. Berkomitmen untuk berhenti. Merokok dapat memperburuk penyakit ginjal dan penyakit yang merusak ginjal, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Berhenti merokok mungkin sulit, tetapi ini adalah salah satu perubahan gaya hidup terpenting yang dapat Anda lakukan untuk melindungi ginjal dan memengaruhi kesehatan Anda secara keseluruhan.

5. Bergerak dan perhatikan apa yang Anda makan. Karena kerusakan pada ginjal biasanya terjadi secara perlahan seiring berjalannya waktu, keputusan sehari-hari akan membawa perbedaan dalam mencegah penyakit ginjal. Membuat pilihan yang baik setiap hari, seperti melakukan aktivitas fisik dan mengonsumsi makanan sehat, akan mengurangi risiko Anda terkena penyakit ginjal. Itu Pendekatan diet untuk menghentikan diet hipertensi (DASH). seimbang dan ramah ginjal. Kurangi asupan garam dan perhatikan kadar natrium yang tinggi dalam makanan olahan, karena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan merusak ginjal.

6. Berhati-hatilah saat mengonsumsi obat pereda nyeri. Banyak obat resep dan obat bebas, termasuk obat pereda nyeri, disaring oleh ginjal. Ini berarti ginjal Anda memecah obat ini dan mengeluarkannya dari tubuh. Selalu baca label dan pertimbangkan risiko dan manfaat mengonsumsi obat tertentu. Hindari penggunaan obat-obatan berlebihan yang dapat merusak ginjal, seperti ibuprofen dan naproxen.

Untuk informasi lebih lanjut tentang ginjal dan penyakit ginjal, kunjungi National Kidney Foundation di www.ginjal.org. Tidak yakin apakah Anda berisiko mengalami gagal ginjal? Ikuti kuis singkat ini untuk mengetahuinya.

Dr Kerry Willis adalah Wakil Presiden Senior untuk Kegiatan Ilmiah di National Kidney Foundation.

Result SGP