Jajak Pendapat Fox News: AS Melakukan Hal Yang Salah Dengan Memperdagangkan Tahanan Demi Bergdahl

Amerika Serikat melakukan kesalahan ketika menukar lima tahanan Taliban dengan seorang tentara Amerika bernama Bowe Bergdahl, kata 47 persen pemilih dalam jajak pendapat terbaru Fox News. Sekitar 36 persen berpendapat AS melakukan hal yang benar. Sembilan persen lainnya berpendapat AS “tidak boleh” bernegosiasi dengan teroris.

Bergdahl ditahan oleh Taliban selama lima tahun setelah dia dilaporkan meninggalkan jabatannya di Afghanistan. Dia didakwa oleh Angkatan Darat AS dengan desersi dan pelanggaran di hadapan musuh pada tanggal 25 Maret.

KLIK DI SINI UNTUK MEMBACA HASIL POINT OF VIEW

Hampir setahun yang lalu, pada bulan Mei 2014, pemerintahan Obama membebaskan lima tahanan Taliban yang ditahan di Teluk Guantanamo sebagai imbalan atas pembebasan Bergdahl. Pada saat itu, ada pertanyaan tentang bagaimana Bergdahl bisa sampai ke tangan musuh, namun tidak ada tuduhan perpeloncoan yang diajukan. Para pemilih kemudian terbagi lebih merata dalam hal ini: 45 persen menyetujui, sementara 47 persen tidak setuju (Juni 2014).

Para veteran dan mereka yang saat ini bertugas di militer lebih cenderung mengatakan bahwa pemerintah melakukan hal yang salah dengan melepaskan tahanan Gitmo demi seorang tentara yang meninggalkan jabatannya: 55 persen merasa seperti itu, dibandingkan dengan 47 persen pemilih secara keseluruhan.

Kepala Koresponden Intelijen Fox News Channel Catherine Herridge melaporkan bahwa setidaknya tiga dari lima tahanan Taliban yang ditukar dengan Bergdahl telah berusaha untuk bersatu kembali dengan jaringan teroris mereka.

Sementara itu, ketakutan terhadap serangan di dalam negeri cukup tinggi: 84 persen pemilih khawatir bahwa teroris Islam akan mencoba melancarkan serangan di AS dalam waktu dekat. Ini mencakup 51 persen yang “sangat” khawatir dan 33 persen lainnya yang “agak” khawatir.

Pada saat yang sama, enam dari 10 pemilih (60 persen) menganggap Obama “tidak cukup fokus” dalam memerangi ekstremis Islam, termasuk 41 persen dari mayoritas anggota Partai Demokrat.

Partai Demokrat (27 persen) hampir 10 kali lebih besar kemungkinannya dibandingkan Partai Republik (3 persen) untuk mengatakan bahwa Obama memusatkan perhatian yang tepat untuk memerangi ekstremis Islam.

Mayoritas 61 persen menyetujui keputusan Presiden Obama untuk menunda penarikan pasukan AS dari Afghanistan dan meninggalkan 9.800 tentara di sana pada akhir tahun ini. Jumlah tersebut mencakup 65 persen anggota Partai Demokrat, 63 persen anggota Partai Republik, dan 66 persen veteran.

Saat ini, 40 persen pemilih menyetujui upaya Obama dalam menangani terorisme, sementara 54 persen tidak setuju. Angka ini naik dari rekor terendah yaitu 38 persen persetujuan terhadap terorisme pada bulan September 2014.

Tingkat persetujuan terhadap pekerjaan presiden secara keseluruhan mencapai 45 persen, sementara 50 persen tidak setuju. Angka ini naik dari 42-53 persen pada awal bulan ini (1-3 Maret 2015). Setahun yang lalu sebesar 40-53 persen (Maret 2014).

Pollpourri

Pandangan terhadap keselamatan perjalanan udara berubah menjadi lebih negatif setelah kecelakaan pesawat di Pegunungan Alpen Prancis yang menurut para penyelidik disebabkan oleh kopilot secara sengaja.

Dengan selisih 29 poin persentase, lebih banyak orang menganggap perjalanan udara saat ini lebih aman dibandingkan sebelum 9/11. Angka ini lebih rendah dibandingkan margin 36 poin pada tahun lalu (Maret 2014).

Berikut detail di balik angka-angka tersebut:

Jajak pendapat tersebut menemukan bahwa meskipun terdapat pemberitaan yang signifikan mengenai kecelakaan tersebut dan tindakan kopilot, 57 persen pemilih Amerika masih mengatakan perjalanan udara lebih aman dibandingkan sebelum serangan teroris 11 September, naik dua poin persentase dari 59 persen pada tahun lalu (Maret 2014).

Pada saat yang sama, 28 persen berpendapat bahwa terbang kini kurang aman. Angka tersebut naik lima poin dari 23 persen pada bulan Maret 2014. Bagi 11 persen pemilih, keselamatan perjalanan udara tidak berubah sejak sebelum 11 September.

Jatuhnya jet Germanwings pada 24 Maret menewaskan 150 orang di dalamnya. Kopilot dilaporkan menderita depresi.

Jajak pendapat Fox News dilakukan melalui telepon dengan pewawancara langsung di bawah arahan gabungan Anderson Robbins Research (D) dan Shaw & Company Research (kanan). Sebanyak 1.025 pemilih terdaftar dihubungi melalui nomor telepon rumah dan ponsel yang dipilih secara acak untuk dimasukkan dalam survei di seluruh negara bagian ini mulai tanggal 29-31 Maret 2015. Jajak pendapat lengkap memiliki margin kesalahan pengambilan sampel plus atau minus tiga poin persentase.

Pengeluaran SDY hari Ini