KAMPALA, Uganda – Kantor kemanusiaan PBB mengatakan lembaga-lembaga bantuan membutuhkan $166 juta untuk menyelamatkan nyawa di tengah kekerasan yang sedang berlangsung di Sudan Selatan.
Sekitar 45.000 orang telah berlindung di dalam dan sekitar pangkalan PBB di negara tersebut dan 81.000 orang telah meninggalkan rumah mereka karena pertempuran telah meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang saudara di negara terbaru di dunia tersebut.
Amerika Serikat, Norwegia dan Ethiopia memimpin upaya untuk membuka pembicaraan damai antara Presiden Salva Kiir dan lawan politik yang dituduh melancarkan kudeta.
Kekerasan mulai menyebar di Sudan Selatan setelah terjadi perkelahian di antara para pengawal presiden pada tanggal 15 Desember, yang mempertemukan tentara dari kelompok etnis Dinka yang dipimpin Kiir melawan tentara dari kelompok etnis Nuer yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Riek Machar.