Pengeboman di Afghanistan menewaskan 1 orang; Orang-orang bersenjata membunuh kepala suku setempat

Sebuah bom meledak di kota terbesar di Afghanistan selatan, Kandahar, Senin, menewaskan sedikitnya satu orang dan melukai dua orang, kata para pejabat Afghanistan. Peristiwa ini menyusul pembunuhan seorang pemimpin pemerintah daerah di dekat wilayah perbatasan timur negara itu yang bergejolak pada hari sebelumnya.

Bom Kandahar meledak di kantor bea cukai kota tersebut saat pasukan NATO berkunjung, kata kepala polisi Khan Mohammad Mujahid. Dia mengatakan seorang penerjemah Afghanistan tewas, dan sedikitnya dua orang terluka dalam serangan itu.

Gedung pemerintah digunakan warga untuk mengurus dokumen bea cukai atas barang impor. Pengunjung biasanya harus menjalani pemeriksaan untuk masuk, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang prosedur keamanan di fasilitas tersebut.

Mujahid mengatakan, pelaku bom sempat masuk ke dalam gedung sebelum bom meledak. Zalmai Ayubi, juru bicara gubernur provinsi Kandahar, hanya mengatakan ledakan terjadi di dekat gedung tersebut. Laporan yang saling bertentangan sering terjadi segera setelah terjadinya pemboman.

Juru bicara NATO di Kabul mengatakan mereka mendapat laporan mengenai ledakan tersebut dan sedang menyelidikinya.

Kandahar terletak di kubu tradisional Taliban di selatan. Sebuah bom mobil bunuh diri terjadi di luar rumah kepala polisi di kota itu pada hari Jumat, melukai sedikitnya dua orang.
Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Senin itu beberapa menit setelah ledakan. Juru bicara Taliban Qari Yousef Ahmadi mengatakan tim yang terdiri dari dua pelaku bom bunuh diri terlibat.
Sebelumnya pada hari itu, orang-orang bersenjata membunuh penjabat kepala distrik Bak di provinsi Khost dalam perjalanannya ke tempat kerja. Pejabat tersebut, yang diidentifikasi sebagai Sayed Mohammad, ditembak oleh empat pria yang mengenakan seragam Tentara Nasional Afghanistan saat ia berkendara dari rumahnya ke kantor sekitar pukul 9 pagi, kata pejabat provinsi.

Penembakan siang hari ini merupakan serangan mematikan terbaru di Khost, tempat terjadinya banyak serangan pemberontak, termasuk bom bunuh diri tingkat tinggi di pos terdepan CIA pada akhir tahun 2009. Lokasinya berada di sepanjang wilayah pegunungan perbatasan dengan Pakistan di mana jaringan Haqqani, a kelompok yang memiliki hubungan dengan Taliban dan Al Qaeda, diketahui beroperasi.

Taliban juga mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Zabihullah Mujahid, juru bicara kelompok tersebut, mengatakan Mohammad menjadi sasaran karena kolaborasinya dengan pasukan asing.
Para komandan AS dan NATO mengatakan mereka membuat kemajuan dalam perang melawan Taliban dan sekutunya meskipun kekerasan terus berlanjut.

NATO mengatakan pihaknya dan pasukan keamanan Afghanistan menahan beberapa tersangka pemberontak pada hari Minggu dalam serangan yang menargetkan pemimpin jaringan Haqqani di tempat lain di provinsi Khost. Pasukan internasional belum mengidentifikasi pemimpin tersebut, yang menurut mereka bertanggung jawab mengoordinasikan pemboman terhadap pasukan Afghanistan dan koalisi serta mengajari para pemberontak bagaimana menargetkan rumah-rumah dengan bahan peledak.

AS berharap dapat mengkonsolidasikan keuntungannya dalam melawan pemberontak seiring dengan persiapan untuk mulai menarik pasukan pada bulan Juli. NATO bertujuan untuk mengalihkan tanggung jawab keamanan Afghanistan kepada pasukan lokal dan menarik semua pasukannya pada tahun 2014.

Sebuah laporan Universitas New York yang dirilis hari Senin oleh para peneliti di kubu Taliban di Kandahar berpendapat bahwa para pemimpin senior kelompok tersebut mendapati semakin sulit untuk mengendalikan upaya pemberontakan seiring dengan berkurangnya otoritas mereka.

Penulis laporan tersebut, Alex Strick van Linschoten dan Felix Kuehn, mengatakan al-Qaeda dan Taliban tetap merupakan kelompok terpisah dengan tujuan berbeda meskipun mereka sama-sama menentang pasukan pimpinan AS di wilayah tersebut. Namun ketika rantai komando Taliban melemah, mereka mengatakan para pemimpin di tingkat bawah menjadi lebih mandiri secara finansial dan terbuka terhadap manipulasi oleh al-Qaeda.

Keluaran SDY