Pohon cemara NJ yang selamat dari Sandy dinyalakan sebagai pohon Natal Rockefeller Center

Pohon cemara NJ yang selamat dari Sandy dinyalakan sebagai pohon Natal Rockefeller Center

Walikota New York Michael Bloomberg pada hari Rabu membantu menyalakan pohon Rockefeller Center, pohon cemara Norwegia setinggi 80 kaki yang berhasil melewati Superstorm Sandy.

Ribuan penonton berkumpul di belakang barikade di jalan-jalan sekitar Rockefeller Center. Layar video disediakan bagi mereka yang tidak memiliki pandangan langsung ke pohon tersebut, yang diterangi lebih dari 30.000 lampu dan di atasnya terdapat bintang Swarovski.

“Itu membuatku ingin menyanyi dan menari,” kata Zuri Young, yang datang beberapa jam lebih awal bersama pacarnya untuk melihat pencahayaan untuk pertama kalinya.

“Saya sudah banyak mendengar tentang hal ini. Saya merasa muak tinggal di rumah dan menontonnya di televisi,” kata mahasiswi keperawatan berusia 19 tahun dari Queens.

Pohon itu berasal dari Mount Olive, New Jersey, rumah Joe Balku. Balku kehilangan aliran listrik dan pepohonan lainnya selama badai di kediamannya sekitar satu jam di luar Manhattan.

Pohon itu diambil dari rumahnya pada bulan November. Rumah itu sudah ada di sana selama bertahun-tahun dan tingginya sekitar 22 kaki (6,7 meter) pada tahun 1973 ketika Balku membeli rumah tersebut. Sekarang diameternya 50 kaki (15,24 meter) dan beratnya 10 ton.

“Ini adalah pengalaman yang tidak bisa saya dapatkan saat kembali ke rumah,” kata Freyja Shairp, berusia 22 tahun dari Sidney, Australia, yang untuk sementara bekerja di AS. Dia bilang dia tidak berencana untuk datang, tapi berada di lingkungan sekitar.

Di sampingnya berdiri Donna D’Agostino (48) dan putrinya yang berusia 17 tahun. Dia berkata bahwa dia telah tinggal di New York City sepanjang hidupnya dan memutuskan bahwa ini adalah tahun dimana dia akan melihat penerangan.

“Ini adalah item yang masuk dalam daftar keinginan,” kata D’Agostino. “Saya pikir itu dimulai sepanjang musim.”

Erik Pauze, kepala tukang kebun di Tishman Speyer, salah satu pemilik Rockefeller Center, memilih pohon tersebut. Dia mengatakan dia menemukannya secara tidak sengaja ketika dia tersesat saat kembali ke kota dalam ekspedisi berburu pohon.

“Itu bahkan tidak ada dalam daftar kami. Itu adalah penemuan yang luar biasa,” kata Pauze.

Pauze mengatakan para pekerja bersiap menghadapi Superstorm Sandy dengan mengikat pohon itu dengan kabel untuk mengamankan dan melindunginya.

Lampu dinyalakan sebelum jam 9 malam pada hari Rabu dalam perayaan tahunan ke-80. Sebelumnya, acara penyalaan pohon menampilkan penampilan dari Rod Stewart, Cee Lo Green, Scotty McCreery, Il Volo, Victoria Justice, Brooke White, Mariah Carey, Trace Adkins dan Tony Bennett, serta penampilan dari Billy Crystal dan Bette Midler.

Tradisi pembuatan pohon Natal di lokasi tersebut dimulai pada tahun 1931, ketika para pekerja gedung Rockefeller Center memasang pohon Natal pertama. Tidak ada pohon yang dipasang pada tahun berikutnya, dan pada tahun 1933 upacara penyalaan pohon pertama dilakukan.

Masyarakat dapat melihat pohon tersebut hingga 7 Januari. Setelah menjadi sorotan, pohon tersebut akan diubah menjadi kayu untuk Habitat for Humanity.

Data SGP Hari Ini