Pria membakar dirinya sendiri di luar persidangan pengakuan Norwegia

Seorang pria tak dikenal terluka parah pada hari Selasa di luar gedung Rechts dalam bakar diri, di mana ekstremis sayap kanan jika tidak, Breivik terdengar dengan tuduhan teror untuk pemboman dan penembakan yang menewaskan 77 orang pada 22 Juli.

Menurut polisi, pria itu tampaknya terkait dengan persidangan, yang telah berlangsung di Pengadilan Distrik Oslo sejak pertengahan April.

Sebelum insiden itu, pria itu berhenti di kantor pengacara Norwegia Bente Roli, di mana ia mengantar sebuah amplop dengan catatan “bingung”, Roli mengatakan kepada The Associated Press.

“Dia kesal. Banyak. Dia tidak ada hubungannya dengan acara 22 Juli,” kata Roli.

Dalam sebuah klip video dari insiden yang diposting di situs web surat kabar Norwegia VG, pria itu menunjukkan bahwa pria itu membakar dirinya sebelum saksi yang terpana. Dia berjalan ke polisi dengan api yang melompat dari jersey dan topinya, dan sepertinya “menembakku, itu menyakitkan” dalam bahasa Skandinavia dengan aksen yang aneh.

Dia kemudian berlari ke pos pemeriksaan keamanan di luar pengadilan, tetapi berbelok ke kanan tepat di depan pintu masuk dan jatuh ke trotoar. Pria itu berteriak kesakitan ketika petugas polisi bergegas kepadanya dan merobek jerseynya yang terbakar.

“Ada petugas polisi di lokasi itu dan kebakaran itu padam dengan cepat,” kata pemimpin polisi Finn Belle kepada The Associated Press.

Roli mengatakan dia tidak ada di kantor ketika pria itu masuk, tetapi sekretarisnya bertemu dengannya.

“Dia secara psikologis tidak stabil dan mengira dia adalah korban konspirasi,” katanya kepada AP. “Dia berpikir bahwa semua orang ada di belakangnya karena masalah sosial yang dia miliki.” Dia mengatakan pria itu berusia 49 tahun, tetapi tidak memanggilnya.

Pria itu dibawa ke Rumah Sakit Universitas Oslo dengan cedera serius, kata polisi. Dia tampaknya tidak memiliki hubungan dengan persidangan Breivik, kata juru bicara kepolisian Ncusi Turid Grendal. “Tidak sejauh yang kita tahu,” katanya.

Juru bicara kepolisian Kjell Jan Kverme mengatakan pria itu adalah warga negara Norwegia yang berasal dari asing, tetapi tidak mengungkapkan identitasnya.

Nouni Mohsen, seorang saksi yang bekerja di sebuah restoran di seberang jalan pengadilan, mengatakan kepada AP bahwa polisi meminta air.

“Aku tidak punya apa -apa selain botol kecil. Mereka menginginkan banyak air karena ada banyak api di tubuhnya,” kata Mohsen.

Breivik mengakui bahwa ia telah mendirikan sebuah bom mobil yang menewaskan delapan orang di luar markas pemerintah di Oslo dan kemudian menewaskan 69 orang dalam penembakan di kamp pemuda tahunan Partai Buruh. Militan anti-Muslim yang bergaya sendiri tidak menunjukkan penyesalan atas serangan itu dan mengatakan para korban mengkhianati Norwegia dengan merangkul multikulturalisme.

Imulasi diri telah menjadi insiden pertama di luar Pengadilan Distrik Oslo sejak persidangan. Di pengadilan, seorang pria Irak yang saudaranya terbunuh dalam pembantaian itu melemparkan sepatu ke Breivik pada hari Jumat dan menabrak salah satu pengacara pembela Breivik. Insiden itu secara singkat menyela proses yang dilakukan tanpa gangguan hingga saat itu.

Sidang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juni.

pragmatic play