Serangan Taliban Tewaskan Sedikitnya 24 Orang di Pakistan

Pejuang Taliban menyerbu sebuah pos pemeriksaan dan membunuh delapan tentara Pakistan di wilayah perbatasan Afghanistan yang sebelumnya dikatakan militer telah dibersihkan dari pemberontak, sementara dua pemboman di tempat lain di barat laut pada hari Kamis menewaskan enam warga sipil, kata para pejabat.

Serangan tersebut menunjukkan kekuatan kelompok militan di sepanjang perbatasan Pakistan dengan Afghanistan meskipun ada serangan militer Pakistan terhadap mereka dan serangan pesawat tak berawak AS. Setelah empat tahun melakukan serangan, hanya ada sedikit tanda-tanda bahwa pihak berwenang lebih unggul.

Serangan Taliban terhadap pos pemeriksaan tentara di daerah Marabi di Waziristan Selatan terjadi Rabu malam dan dua pejabat intelijen mengatakan 10 pemberontak yang ambil bagian dalam serangan itu juga tewas ketika tentara membalas tembakan. Para pejabat tersebut berbicara tanpa menyebut nama, sesuai dengan kebijakan organisasi mereka.

Dua pemboman yang paling mematikan pada hari Kamis terjadi di pinggiran kota barat laut Peshawar di daerah Matani, tempat beberapa milisi anti-Taliban bermarkas.

Ledakan itu menghantam sebuah kendaraan penumpang dan menewaskan empat orang, termasuk seorang wanita dan seorang anak, kata Kepala Polisi Peshawar Liaquat Ali Khan. Sasarannya belum jelas, namun pada hari Minggu ledakan lain di Matani menewaskan enam orang.

Pakistan mendukung milisi anti-Taliban, yang tanpa henti menjadi sasaran para pemberontak.

Dua orang lainnya tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam serangan bom pinggir jalan kedua terhadap kendaraan yang membawa pasokan makanan untuk kamp paramiliter di distrik Sabre Killy Dir Atas, kata petugas polisi Rehmat Khan. Dir Atas terjadi beberapa serangan militan skala besar minggu lalu.

Pada tahun 2009, tentara melancarkan operasi besar-besaran melawan Taliban Pakistan di Waziristan Selatan. Tentara akhirnya menyatakan kemenangan dalam operasi itu, namun banyak pemberontak melarikan diri ke daerah terdekat, termasuk negara tetangga Waziristan Utara.

Pekan ini, AS melancarkan lima serangan rudal yang menghantam kedua wilayah suku tersebut. Sepasang serangan pesawat tak berawak menewaskan 23 orang di Waziristan Utara pada hari Rabu.

Waziristan Utara biasanya menjadi sasaran rudal AS karena di sana terdapat lebih banyak kelompok yang fokus berperang di negara tetangga Afghanistan dan karena militer Pakistan menolak seruan AS untuk melancarkan serangan di sana. Militer telah memilih untuk mengatasi kelompok militan yang melakukan serangan di wilayah Pakistan.

Islamabad secara resmi memprotes serangan rudal tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan Pakistan, namun diyakini secara luas diam-diam membantu program tersebut.

Serangan AS pada tanggal 2 Mei yang menewaskan Osama bin Laden di Abbottabad, sebuah kota garnisun di barat laut Pakistan, membuat marah anggota parlemen Pakistan yang melihatnya sebagai pelanggaran lain terhadap kedaulatan mereka. Parlemen Pakistan mengeluarkan resolusi yang menuntut diakhirinya serangan rudal, namun AS mengabaikannya.