Turis ‘muak’ dengan penemuan kotor di oasis pantai
Seorang turis yang berkunjung ke Bali, Indonesia, mengatakan dia “muak” dengan banyaknya sampah yang mengapung di air laut tempat banyak wisatawan menghabiskan hari-harinya dengan snorkeling dan berenang.
“Saya merasa jijik,” kata Sara Walsh, 25, dari Massachusetts kepada SWNS News.
“Rasanya menjijikkan melompat ke dalam air. Saya bertahan di dalamnya mungkin selama 30 detik,” tambahnya.
Walsh memiliki perusahaan pakaian renang ramah lingkungan dan mengunjungi pulau di Indonesia untuk kunjungan bisnis ke pabrik yang membuat lini pakaian renangnya. Bali adalah pulau tujuan liburan yang terkenal dengan selancar, gunung berapi, dan rumah bagi ribuan pura Hindu.
LIBUR MENJALANKAN DARI OASIS PANTAI SETELAH PENEMUAN PERUT YANG MEMBUAT DI AIR
Sampah terlihat mengambang di perairan Bali, Indonesia. (SWNS)
Walsh mengatakan kepada outlet tersebut bahwa dia mengunjungi Bali bersama saudara laki-lakinya yang berusia 21 tahun, Shane, pada bulan April dan sedang berada di perahu untuk pergi snorkeling ketika mereka menemukan sampah yang mengapung.
“Ini adalah perhentian pertama kami dalam perjalanan snorkeling. Mereka membawa kami ke suatu area di mana Anda bisa melihat pari manta,” kata Walsh.
Pemilik bisnis Sara Walsh, kanan, mengatakan dia “muak” dengan banyaknya sampah yang dia temukan mengambang di Bali, perairan Indonesia. (SWNS)
“Permukaan laut jelas-jelas tertutup sampah dan plastik. Namun pemandu wisata tampaknya tidak melihat adanya masalah dengan hal ini dan secara otomatis mulai memasukkan orang ke dalam air.”
WISATAWAN MENINGGALKAN TUJUAN LIBURAN ‘HANYA DENGAN PAKAIAN RENANG’ SAAT KEBAKARAN LIAR BERKEMAH
Walsh mengatakan kepada SWNS bahwa sebagian besar wisatawan dan wisatawan turun dari perahu untuk berenang dan snorkeling, namun “mereka kembali ke perahu dengan sangat cepat karena betapa menjijikkannya air tersebut.”

Sara Walsh berenang di Bali, Indonesia. (SWNS)
Pengusaha tersebut mengatakan kepada Fox News Digital pada hari Kamis bahwa dia memulai merek pakaian renangnya, Siren Swim Co., “dengan misi membantu membersihkan lautan, semua pakaian kami terbuat dari plastik daur ulang.”
WANITA AMERIKA DITUNDA MENYEMBUNYIKAN TUBUH DI KASUS, IBU TERSEMBUNYI DI LIBUR BALI Mengaku Bersalah
“Saya memilih pabrik di Bali karena saya mendengar betapa buruknya polusi laut di pabrik tersebut, namun melihatnya dengan mata kepala sendiri sungguh mengerikan. Saya mengambil video tersebut dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran dan lebih banyak orang dapat meyakinkan upaya untuk membersihkan lingkungan. sampai ke lautan kita,” tambahnya dalam komentar email ke Fox News Digital.
Walsh menggambarkan bahwa tempat-tempat snorkeling lain yang didatangi pemandu tidaklah seburuk itu, namun menekankan bahwa “sangat buruk bahwa kitalah penyebab semua sampah di lautan kita.”
KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS
“Saya paling merasa kasihan pada hewan-hewan di laut yang menjadi sasaran sampah kita,” katanya kepada SWNS.